Aug
29
Museum Kereta Ambarawa
August 29, 2008 | |
Pada tanggal 22-24 Agustus 2008 kami sekeluarga berjiarah kemakam leluhur dalam menyambut bulan Ramadhan di Desa Mangunjayan Kec. Butuh. Kutoarjo. Setelah jiarah dan tahlilan kami bersama rombongan pulang ke Jakarta dengan mengambil jalur ke arah semarang dan kami bermalam di kota kecil di Ambarawa untuk berwisata keluarga naik kereta kuno peninggalan penjajah dulu.
Para anak-anak dan orang tua sangat senang dan bahagia apalagi ada Ombali, adik dari Ibu yang ikut rombongan keluarga ini pernah bertugas di TNI hingga pensiun setelah ditugaskan menjadi Anggota DPRD di daerah Sulawesi Selatan tepatnya di Kab Maros tidak pernah sekalipun menginjak museum kereta walaupun dulunya beliau sering melewati kota Ambarawa ketika pendidikan militer di Magelang. "Akhirnya kesampaian juga YO aku naik kereta ini, terima kasih" itu sepenggal kata yang terucap dari Om ke gue ketika kereta uap tua yang berumur 100 tahun itu mengantar kami rombongan keluarga berjalan menembus bukit-bukit kota Ambarawa
Kota kecil bersejarah ketika masa perjuangan dulu ternyata tersimpan benda bersejarah yang mungkin cuma satu-satunya didunia kereta uap 100 tahun lebih masih terawat dan berfungsi untuk mengajak kita berkeliling dua jam mengenang masa perjuangan dulu
Comments
You must be logged in to post a comment.